CLOUD COMPUTING

Cloud Computing? pasti banyak dari para pembaca yang sudah sering dengar kata tersebut, atau jika belum pernah dengar, mungkin pernah dengar istilah dalam bahasa Indonesia-nya, yaitu “Komputasi Awan”. Ada banyak sudut pandang untuk menjelaskan apa itu Cloud Computing. dan kita contoh kan seperti.

Tentu kita semua adalah para pemakai listrik dalam kehidupan sehari-hari. Untuk bisa menikmati listrik, kita tidak perlu mendirikan infrastruktur pembangkit listrik sendiri kan? yang perlu kita lakukan adalah mendaftar ke PLN, dan kita tinggal bayar biaya listrik berdasarkan jumlah penggunaan kita tiap bulan. Saat kita butuh daya tambahan karena suatu tujuan khusus (misal-nya kita ada acara nikahan), kita tinggal bilang ke PLN untuk tambah daya, dan suatu saat nanti ketika ingin turun daya lagi, kita tinggal bilang juga ke PLN. Bisa dikatakan penambahan daya listrik ini sifat-nya ELASTIS dan (harus-nya) bisa dilakukan segera.

Ketika memakai layanan listrik dari PLN, kita tidak perlu pusing untuk memikirkan bagaimana PLN memenuhi kebutuhan listrik kita, bagaimana ketika mereka ada kerusakan alat, bagaimana proses perawatan alat-alat tersebut, dsb. Inti-nya kita cukup tahu bahwa kita bisa menikmati listrik dan berkewajiban membayar biaya tersebut tiap bulan, sedangkan PLN sendiri berkewajiban untuk memenuhi kebutuhan kita berdasarkan level layanan mereka.

Nah, analogi PLN diatas, adalah sedikit gambaran Cloud Computing, dimana Cloud Computing ini bertugas untuk memberikan layanan dan kita adalah user/pemakai dari layanan tersebut. Kita tidak perlu pusing memikirkan bagaimana mereka (penyedia layananan Cloud Computing) menyedikan layanan tersebut, yang penting mereka bisa memberikan standar layanan sesuai dengan apa yang kita butuhkan. Untuk biaya layanan kita tinggal bayar berdasarkan pemakaian. Saat kita butuh tambahan layanan, kita bisa meminta segera penambahan layanan tersebut, dan juga sebalik-nya (ELASTIS).

Pc Impian

 

 

 

 

 

CORE I7 990X 3.46 Ghz

 

CPUs : CORE I7 990 3.46 Ghz Cache 12MB (Box)

 

  • Processor : Intel Core i7-990 Extreme Edition 3.46GHz

 

 

 

Power Supply : 2500W Silverstone DA1200 Power Supply

 

ATX 12V 2.3 & EPS 12V

Full Modular

90 – 264 V 50/60 Hz

+3.3V@40A,+5V@40A,+12V@90A,-12V@0.8A,+5VSB@4.0A

Harga : 3.100.000

 

Motherboard : Asus Rampage II Extreme Intel X58 Chipset

Harga : 2.300.000

 

Thermal Management : Red Liquid- Memory : 24GB Corsair XMS3 1333MHz

Harga : 1.000.000

 

Hard Disks : 8 x Western Digital Caviar Black 1TB 8600 RPM 64MB Cache SATA II

Harga : 1.200.000

 

Soundcard : Sound Blaster X-Fi Titanium Fatal1ty Champion Series

Harga : 2.540.000

 

Network Card : Bigfoot Networks Killer NIC M1

Harga : 1.000.000

 

Wireless Network Adapter : D-Link Xtreme N 802.11n DWA-552 PCI Adapter

Harga : 1.350.000

 

Speakers : Logitech Z-5500 Digital 5.1 THX- Headset : Razer Piranha Headset

Harga : 3.500.000

 

Webcam : Logitech QuickCam Ultra Vision

Harga : 1.500.000

 

Primary Display : SAMSUNG 305T Black 30 6ms DVI Widescreen LED Monitor

Harga : 3.000.000

 

Keyboard : Razer Lycosa Gaming Keyboard

Harga : 1.500.000

 

Mouse : Razer DeathAdder Gaming Mouse

Harga : 1.200.000

 

Exterior Finish : Red Flamewerks Automotive Finish

Harga : 4.700.000

 

ChasissWindow and Lightning : Translucent Window Side Panel w/ White LED Lighting Bundle

Harga : 3.100.000

Tipe-tipe Data

Tipe-Tipe Data

Tipe data bawaan terdiri atas tipe-tipe sebagai berikut beserta penjelasannya:
1.
byte
 : merupakan tipe data untuk menyatakan bilangan dengan nilai range yang bisa dinyatakan dalam 8 bit biner dan hanya berisi bilangan non-negatif. 2.
sbyte
 : sama dengan byte hanya saja bisa berisi bilangan negatif. 3.
short
 : merupakan tipe data untuk menyatakan bilangan dengan kapasitas penyimpanan sampai 16 bit biner ( 2 bytes ) dan bisa berisi bilangan negatif. 4.
ushort
 : sama dengan short tetapi hanya berisi bilangan non-negatif. 5.
int
 : merupakan tipe data bilangan dengan kapasitas penyimpanan 4 byte, dan bisa digunakan untuk menyimpan bilangan negatif. 6.
uint
 : sama dengan tipe data int, perbedaannya adalah hanya bisa digunakan untuk menyimpan  bilangan non-negatif. 7.
long
 : tipe data bilangan dengan besaran 8 byte, dan bisa digunakan untuk menyimpan bilangan negatif. 8.
ulong
 : sama dengan tipe data long hanya saja dikhususkan untuk bilangan non-negatif. 9.
float
 : merupakan tipe data yang digunakan untuk menyimpan bilangan pecahan dengan kapasitas  penyimpanan 4 byte. 10.
double
 : merupakan tipe data yang sama dengan float hanya memiliki tingkat precisi yang lebih tinggi dan dengan kapasitas penyimpanan 8 byte. 11.
decimal
 : merupakan tipe data yang digunakan untuk menyimpan bilangan decimal dengan kapasitas penyimpanan 8 byte 12.
char
 : merupakan tipe data yang digunakan untuk menyimpan karakter unicode, yaitu karakter yang dinotasikan dengan 2 byte. 13.
string
 : merupakan kumpulan karakter unicode (string), yang setiap karakternya dinyatakan dengan 2 byte. 14.
boolean

: merupakan tipe data yang digunakan untuk menyimpan nilai benar (true) dan salah (false)

Tipe tipe data

Tipe-Tipe Data

Tipe data bawaan terdiri atas tipe-tipe sebagai berikut beserta penjelasannya:
1.
byte
 : merupakan tipe data untuk menyatakan bilangan dengan nilai range yang bisa dinyatakan dalam 8 bit biner dan hanya berisi bilangan non-negatif. 2.
sbyte
 : sama dengan byte hanya saja bisa berisi bilangan negatif. 3.
short
 : merupakan tipe data untuk menyatakan bilangan dengan kapasitas penyimpanan sampai 16 bit biner ( 2 bytes ) dan bisa berisi bilangan negatif. 4.
ushort
 : sama dengan short tetapi hanya berisi bilangan non-negatif. 5.
int
 : merupakan tipe data bilangan dengan kapasitas penyimpanan 4 byte, dan bisa digunakan untuk menyimpan bilangan negatif. 6.
uint
 : sama dengan tipe data int, perbedaannya adalah hanya bisa digunakan untuk menyimpan  bilangan non-negatif. 7.
long
 : tipe data bilangan dengan besaran 8 byte, dan bisa digunakan untuk menyimpan bilangan negatif. 8.
ulong
 : sama dengan tipe data long hanya saja dikhususkan untuk bilangan non-negatif. 9.
float
 : merupakan tipe data yang digunakan untuk menyimpan bilangan pecahan dengan kapasitas  penyimpanan 4 byte. 10.
double
 : merupakan tipe data yang sama dengan float hanya memiliki tingkat precisi yang lebih tinggi dan dengan kapasitas penyimpanan 8 byte. 11.
decimal
 : merupakan tipe data yang digunakan untuk menyimpan bilangan decimal dengan kapasitas penyimpanan 8 byte 12.
char
 : merupakan tipe data yang digunakan untuk menyimpan karakter unicode, yaitu karakter yang dinotasikan dengan 2 byte. 13.
string
 : merupakan kumpulan karakter unicode (string), yang setiap karakternya dinyatakan dengan 2 byte. 14.
boolean

: merupakan tipe data yang digunakan untuk menyimpan nilai benar (true) dan salah (false)

membuat array pada java

Membuat Array pada Java

Cara membuat array pada Java. Kita mulai dengan pengertian array. Array adalah sekumpulan data yang memiliki tipe yang sama, variabel yang sama dan tiap data dibedakan dengan indeks dalam array tersebut. Indeks dari tiap array dimulai dengan indeks ke-0. Jadi jika suatu array memiliki berisi 5 buah data maka indeks maksimal dari array tersebut adalah 4. Manfaat dari array adalah untuk mengurangi jumlah variabel yang digunakan. Array dapat berbentuk dimensi satu, dua, tiga dan seterusnya tergantung kebutuhan dari pengguna.
Dalam post ini saya akan membagikan sedikit cara untuk mendeklarasikan, membuat, dan mengakses nilai array. Lihat penjelasan dibawah ini.

 


Mendeklarasikan array

sintaks untuk mendeklarasikan array adalah sebagai berikut :
  • tipe array[] nama array;  contoh : int[] buku;
  • tipe array[] nama array =new tipe array[panjang array]; contoh : float[] luas;
Membuat array
berikut contoh membuat array

int jumlah[] = new int[3];

jumlah[0]=70;
jumlah[1]=80;
jumlah[2]=65;
array diatas merupakan array bertipe int yang bernama jumlah dan panjangnya 3

Mengakses nilai

array

 

berikut adalah mini program tentang mengakses array

public class array{
public static void main (String args []){
int nilai[] = new int[3];
nilai[0]=70;
nilai[1]=80;
nilai[2]=65;
for(int i=0; i<nilai.length;i++)
System.out.println(“indeks ke-”+i+” = ” +nilai[i]);
}
}

tampilan dari program diatas seperti berikut

membuat arry

Membuat Program Sederhana “Hello World !” pada JAVA

Pertama-tama yang harus anda lakukan adalah menjalankan aplikasi NetBeans 8.0.2 yang telah terinstal pada PC atau laptop anda dengan cara mengklik dua kali icon NetBeans 8.0.2 yang bentuk iconnya dapat dilihat pada gambar di bawah ini.
00NetBeans Icon

Setelah itu maka akan muncul tampilan seperti terlihat pada gambar di bawah ini.
01Tampilan awal NetBeans

Gambar di atas adalah tampilan awal aplikasi NetBeans 8.0.2. Selanjutnya anda klik “File” pada sudut kiri atas lalu pilih “New Project“. Selain itu bisa juga dengan langsung mengklik icon “New Projectyang berwarna kuning dengan tanda plus. Untuk lebih jelasnya dapat anda lihat pada gambar di bawah ini.
02File New Project

Tambahan1

Setelah itu akan muncul jendela “New Project”, kemudian pada kotak “Categories” pilih “Java” kemudian klik “Next” seperti terlihat pada  tampilan gambar di bawah ini.
03Choose ProjectSetelah itu akan muncul jendela “New Java Appllication”, kemudian pada kotak “Project Name” Anda isi namanya sesuai dengan yang Anda kehendaki. Saya sendiri memilih untuk menggunakan nama sesuai default yang diberikan oleh aplikasinya, lalu klik “Next” seperti terlihat pada tampilan gambar di bawah ini.
04Name and Location

Kemudian akan muncul jendela kerja baru dan anda tinggal menginputkan: System.out.println(“Hello World”); di bawah public static void, seperti terlihat pada tampilan gambar di bawah ini.
05JavaApplication1

Apabila sudah diinputkan klik “Run” lalu pilih “Run Project” atau bisa juga dengan menekan tombol F6 pada keyboard. Selain itu bisa juga langsung mengklik icon “Run Project” yang berbentuk segitiga berwarna hijau. Untuk lebih jelasnya dapat dilihat melalui tampilan gambar di bawah ini.
Tambahan2Tambahan4

Output yang dihasilkan adalah seperti tampilan gambar di bawah ini. Apabila tampilan pada layar monitor anda Sama dengan gambar di bawah ini, maka anda telah berhasil membuat program sederhana “Hellow World”.
06Hello World Successful 07Hello World Successful2

Pengertian dari JDK , JVM , JRE , JSP , J2ME , J2EE , J2SE

1. JDK (Java Development Kit)
JDK adalah Perangkat lunak yang digunakan untuk melakukan proses kompilasi dari kode java ke bytecode yang dapat dimengerti dan dapat dijalankan oleh JRE (Java Runtime Envirotment). JDK wajib terinstall pada komputer yang akan melakukan proses pembuatan aplikasi berbasis java, namun tidak wajib terinstall di komputer yang akan menjalankan aplikasi yang dibangun dengan java.

2. JVM (Java Virtual Machine)
JVM adalah inti dari Bahasa Java. JVM berfungsi untuk mengubah bahasa program yang kawan buat menjadi bahasa mesin, Karena bahasa java adalah bahasa pemrograman tingkat tinggi atau mendekati bahasa manusia maka dibutuhkan pengkonversi ke bahasa mesin. JVM mampu menerjemahkan program yang kawan buat ke hampir semua platform. “write once, run everywhere” itulah slogan dari bahasa pemrograman java karena adanya JVM.

3. JRE (Java Runtime Environment)
JRE adalah perangkat lunak yang digunakan untuk menjalankan aplikasi yang dibangun menggunakan java. Versi JRE harus sama atau lebih tinggi dengan JDK yang dugunakan untuk membangun aplikasi java.

4. JSP (JavaServer Pages)

JSP adalah suatu teknologi web berbasis bahasa pemrograman Java dan berjalan di Platform Java, serta merupakan bagian teknologi J2EE (Java 2 Enterprise Edition).

5. Java 2 Micro Edition (J2ME)

J2ME adalah salah satu platform java yang dirancang untuk aplikasi mobile dan sistem tertanam ( lebih enak nyebutnya embedded system).

6. Java 2 Enterprise Edition (J2EE)

J2EE adalah standar untuk mengembangkan aplikasi skala besar / enterprise. J2EE banyak digunakan sebagai platform untuk pemrograman di sisi server.

7. Java 2 Standar Edition (J2SE)

J2SE merupakan bahasa pemrograman Java untuk aplikasi desktop yang merupakan object-oriented programming.

Macam macam tipe data di PHP

Boolean

Tipe data boolean adalah tipe data yang merepresentasikan suatu kondisi ‘benar’ (true) atau ‘salah’ (false). Selain itu juga dapat menggunakan nilai 1 untuk menyatakan true dan 0 untuk false. Penulisan bilangan ini mengikuti aturan case-Insensitive sehingga TRUE dan true dianggap sama oleh PHP. Perhatikan contoh dibawah:

$kondisi = TRUE;
if ( $kondisi == true ){
echo “Kondisinya benar”;
}

?>

1
2
3
4
5
6
7
8
<?php
  $kondisi = TRUE;
  if ( $kondisi == true ){
      echo “Kondisinya benar”;
  }
?>

 

Pada contoh di atas, pertama mendefinisikan variabel $kondisi yang memiliki tipe data boolean dan bernilai true. Lalu pada baris selanjutnya memeriksa nilai variabel $kondisi bila memiliki nilai TRUE maka tuliskan kata “Kondisinya benar”.

Integer

Tipe data integer merupakan tipe data bilangan bulat baik yang positif atau negatif {…, -3, -2, -1, 0, 1, 2, 3, …}. Tipe data integer mendukung bilangan Oktal, Desimal, maupun Hexadesimal.

Contoh:

$desimal = 9259;
echo “Ini adalah bilangan desimal : ” . $desimal;

?>

1
2
3
4
5
6
<?php
  $desimal = 9259;
  echo “Ini adalah bilangan desimal : ” . $desimal;
?>

 

Hasil output : Ini adalah bilangan desimal : 9259

Untuk menuliskan tipe data integer yang berupa bilangan oktal, harus didahului dengan nol ‘0’ di depan bilangannya. Contoh:

$oktal = 0560;
$format = “Ini bilangan oktal : 0%o ”;
printf( $format, $oktal );

?>

1
2
3
4
5
6
7
<?php
   $oktal = 0560;
   $format  = “Ini bilangan oktal :   0%o ”;
   printf( $format, $oktal );
?>

 

Outputnya : Ini bilangan oktal : 0560

Sedangkan untuk menuliskan bilangan hexadesimal didahului dengan ‘0x’. Perhatikan contoh di bawah:

$hexadesimal = 0x5f;
$format = “Ini adalah bilangan hexadesimal : 0x%X”;
printf( $format, $hexadesimal );

?>

1
2
3
4
5
6
7
<?php
   $hexadesimal = 0x5f;
   $format = “Ini adalah bilangan hexadesimal : 0x%X”;
   printf( $format, $hexadesimal );
?>

 

Hasil utputnya : Ini adalah bilangan hexadesimal : 0x5F

Float

Tipe data float adalah bilangan pecahan atau mengambang yang juga biasa disebut tipe data double atau real number seperti 4.9, 9.7, 52.19 dan sebagainya.

$a = 10;
$b = 3;
$c = $a / $b;

echo “Hasil pembagian dari ” . $a . “ dan ”. $b . “ adalah ” . $c;
echo “<br>”;
printf( “%.2f”, $c );

?>

1
2
3
4
5
6
7
8
9
10
11
<?php
   $a = 10;
   $b = 3;
   $c = $a / $b;
   echo “Hasil pembagian dari ” . $a . “ dan ”. $b . “ adalah ” . $c;
   echo “<br>”;
   printf( “%.2f”, $c );
?>

 String

Tipe data string adalah tipe data yang tidak dapat dihitung, artinya tipe data string tidak dapat dikenakan operasi aritmatika karena string berupa karakter huruf atau angka. Untuk menuliskan string di dalam PHP haruslah menggunakan tanda kutip ganda ( “ ” ) atau kutip tunggal ( ‘ ‘ ). Keduanya sama saja, namun bila anda membuka dengan kutip ganda ( “ “ ) maka anda perlu menutupnya dengan kutip ganda pula, demikian pula dengan kutip tunggal ( ‘ ‘ ).

Perhatikan contoh berikut:

$string1 = “Ini string dengan tanda kutip ganda”;
$string2 = ‘Ini string dengan tanda kutip tunggal’;
$string3 = “String dengan tanda kutip ganda yang mengandung ‘tanda kutip tunggal’ ”;
$string4 = ‘String dengan tanda kutip tunggal yang mengandung “tanda kutip ganda” ’;
$string5 = “Alhamdulillah, hari ini hari jum’at”;

echo $string1;
echo “<br>”;
echo $string2;
echo “<br>”;
echo $string3;
echo “<br>”;
echo $string4;
echo “<br>”;
echo $string5;

?>

1
2
3
4
5
6
7
8
9
10
11
12
13
14
15
16
17
18
19
<?php
  $string1 = “Ini string dengan tanda kutip ganda”;
  $string2 = ‘Ini string dengan tanda kutip tunggal’;
  $string3 = “String dengan tanda kutip ganda yang mengandung ‘tanda kutip tunggal’ ”;
  $string4 = ‘String dengan tanda kutip tunggal yang mengandung “tanda kutip ganda” ’;
  $string5 = “Alhamdulillah, hari ini hari jum’at”;
  echo $string1;
  echo “<br>”;
  echo $string2;
  echo “<br>”;
  echo $string3;
  echo “<br>”;
  echo $string4;
  echo “<br>”;
  echo $string5;
?>

 

Outputnya:

Ini string dengan tanda kutip ganda

Ini string dengan tanda kutip tunggal

String dengan tanda kutip ganda yang mengandung ‘tanda kutip tunggal’

String dengan tanda kutip tunggal yang mengandung “tanda kutip ganda”

Alhamdulillah, hari ini hari jum’at

Array

Tipe data Array merupakan himpunan dari beberapa data yang disimpan di dalam sebuah variabel. Data yang ada di dalam array disebut dengan elemen array. Setiap elemen array dipisahkan dengan koma ( , ).

Contoh :

$tipeArray = array( ‘Abu Bakar’, ‘Umar’, ‘Utsman’, ‘Aly’ );

?>

1
2
3
4
5
<?php
   $tipeArray = array( ‘Abu Bakar’, ‘Umar’, ‘Utsman’, ‘Aly’ );

Program Hello World

Program Hello World

Public class HelloWorld {
          Public static void main(String args []) {
                     System.out.println(“Hello World”);
                    }
}
Penjelasan dari programnya adalah :
  1. Public class Pertama adalah nama kelas yang kita buat, karena di dalam java berarti setiap membuat sebuah program berarti membuat sebuah kelas.
  2. Public static void main(String args[]) adalah permulaan fungsi utama dalam java. Kata kunci void di depan main berarti merupakan suatu keharusan pada java.
  3. System.out.println adalah untuk menampilkan atau memberikan hasil output yang berada di antara tanda (“ ”) pada program java.